
Ada kesamaan penyebutan antara orang beriman dan nama Tuhan yang sedang dibahas ini: orang beriman disebut al-Mukmin. Sementara Allah swt juga memiliki nama al-Mukmin. Bagaimana menyikapi persamaan kedua penyebutan itu? Dalam Bahasa Arab, al-Mukmin berasal dari kata (آمن). Kata tersebut memiliki makna ganda: pertama bermakna mempercayai. Kedua, bermakna memberikan rasa aman. Dengan makna ini, al-Mukmin bagi hamba bermakna orang yang mempercayai rukun-rukun iman. Al-Mukmin yang dimiliki Allah swt bermakna Tuhan yang memberikan keamanan bagi hamba-Nya beriman.
Dalam kitabnya, Syekh Ahmad Zarruq menjelaskan makna al-Mukmin sebagai berikut.
هو المصدق لمن أخبر عنه بأمره بإظهار دلائل صدقه من المعجزات والآيات
Dia-lah Allah swt yang membuktikan kepada hamba yang diberitakan tentang keberadaa-Nya dengan menampakkan tanda kebenaran-Nya melalui mukjizat dan ayat kebesaran-Nya.
Dari sisi yang lain, al-Mukmin juga dapat diartikan sebagai pembenar dari apa yang disangkakan oleh hamba kepada Allah swt. Sebagaimana yang terdapat dalam hadits qudsi dari kitab Silah al-Mukmin karya Ibnu al-Imam.
(أنا عند ظن عبدي بي) وهو الذي يصدق عباده ما وعدهم به
Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku terhadap-Ku. Dialah Tuhan yang membuktikan kebenaran kepada hamba-hamba-Nya tentang apa yang Dia janjikan kepada mereka.
Kemudian, Syekh Ahmad Zarruq memberikan nasihat yang indah sekali bagi hamba yang mengenal Allah al-Mukmin.
من عرف أنه الصادق في وعده، والمصدق لمن يشاء من عباده، لم يكن في تصديقه لغيره
Barang siapa yang mengetahui bahwa Allah adalah maha menepati janji-Nya dan membuktikannya kepada hamba-hamba yang Dia kehendaki, maka tidak selayaknya hamba tersebut bersungguh-sungguh dalam beramal selain mengharapkan rida-Nya.
Pada penghujung kajian, Syekh Ahmad Zarruq mengutip kalam Syekh Abu al-Hasan asy-Syadzili, pemimpin tarekat syadziliyah. Beliau berkata tentang adab mempublikasi amal baik.
لا تنشر عملك ليصدقك الناس، وانشره ليصدقك الله
Jangan kamu publikasi amal ibadahmu agar mendapatkan pengakuan dari manusia. Publikasikan amal ibadahmu agar Allah swt mengakui kesungguhanmu dalam beramal.
Khasiat dari nama al-Mukmin ini adalah memberikan rasa aman, menjadikan seorang hamba beriman serta bersungguh dalam menggapai rida Allah swt. Apabila nama ini dibacakan oleh orang yang sedang dalam ketakutan sebanyak 36 kali, niscaya ia akan mendapatkan keamanan bagi dirinya juga hartanya.
Pada bagian akhir dari zikir Ratib al-Haddad yang disusun oleh Imam Abdullah bin Alwi al-Haddad, terdapat doa yang sangat indah sekali yang boleh kita jadikan sebagai amalan harian dalam munajat kita kepada Allah swt. Doa itu sebagai berikut.
يَا آمَنَ الخَائِفِيْنَ آمِنَّا مِمَّا نَخَافُ، يَا آمَنَ الخَائِفِيْنَ سَلِّمْنَا مِمَّا نَخَافُ، يَا آمَنَ الخَائِفِيْنَ نَجِّنَا مِمَّا نَخَافُ
Wahai Tuhan yang memberikan keamanan kepada hamba yang ketakutan, berikanlah kami keamanan dari hal-hal yang kami takutkan. Wahai Tuhan yang memberikan keamanan kepada hamba yang ketakutan, selamatkanlah kami dari hal-hal yang kami takutkan. Wahai Tuhan yang memberikan keamanan kepada hamba yang ketakutan, hindarilah kami dari hal-hal yang kami takutkan.