Daar el-Qolam 3 Dukung Pengembangan Bahasa Prancis, Turki, Jepang, dan Korea
A classroom of teenage students seated at rows of desks, with two girls in light grey hijabs and school uniforms at the front desk surrounded by textbooks and pens and a group of boys in patterned shirts sitting behind them against a white wall with windows.

Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza mendukung pengembangan bahasa selain Inggris dan Arab, yaitu Prancis, Turki, Jepang, dan Korea. Kegiatannya diwadahi dalam ekstrakurikuler Language Other Than English and Arabic (LOTEA) dan menjadi salah satu pilihan favorit santri SMP di Daar el-Qolam 3.

Dalam wawancara dengan Ustazah Vini Safitri, S.Pd., Kasubbag kegiatan LOTEA, kita dapat mengetahui lebih lanjut tentang program ini.

“Kursus LOTEA adalah kegiatan ekstrakurikuler bahasa asing selain Arab dan Inggris,” jelas Ustazah Vini saat diwawancara pada Sabtu (31/1/2026). Dalam kegiatan ini, santri SMP kelas 1 dan 2 dapat memilih untuk belajar bahasa Prancis, Turki, Jepang, dan Korea.

Ustazah Vini mengatakan, “Santri tertarik ikut LOTEA karena ingin menguasai bahasa asing selain Arab dan Inggris, serta mengenal lebih dulu sebelum nanti masuk ke pelajaran inti di kelas 3 SMP.”

A classroom filled with many students seated in rows, concentrating on writing at desks while some girls wear hijabs, with bright ceiling lights, grey window blinds and a wood‑panelled wall behind them.

Dengan demikian, santri dapat memiliki kemampuan bahasa yang lebih luas dan memiliki kesiapan untuk pengembangan bahasa asing selain Inggris dan Arab.

Salah satu kelebihan kegiatan LOTEA adalah kunjungan ke lembaga bahasa Prancis, Turki, Jepang, dan Korea. Hal ini menjadi salah satu daya tariknya.

“Jumlah santri yang belajar dalam 1 kelas untuk saat ini berjumlah 17-25 yang lebih intensif untuk belajar,” tambah Ustazah Vini.

Dengan adanya kegiatan LOTEA, Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza terus berupaya meningkatkan kemampuan bahasa santri dan mempersiapkan mereka menjadi generasi Ahlul ‘Izzah yang siap menghadapi tantangan global.