
Sabtu, 31 Januari 2026, menjadi momen berharga bagi tim pengajar Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza. Bertempat di Hotel Ciputra, Jakarta, perwakilan asatidz berkesempatan mengikuti agenda Cambridge English and Mentari Books – Professional Development Training for Teachers 2026. Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Mentari Books dan Cambridge English ini bertujuan untuk menajamkan kompetensi pengajar dalam metode berstandar internasional serta memperkaya strategi pendidikan agar relevan dengan tantangan masa depan.
Dalam kegiatan yang berlangsung intensif dari pukul 07.45 hingga 11.30 WIB ini, pondok pesantren mengirimkan delegasi yang terdiri dari lima orang pendidik, yaitu Ustazah R. Nur Tsawaabit F. Ys, Ustazah Siti Sapriyah, Ustazah Vini Safitri, Ustaz Alvin Muslim Sardar, dan Ustaz Adam Zidane Arafi. Keikutsertaan para asatidz ini merupakan wujud komitmen pondok pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Salah satu fokus utama dalam pelatihan ini adalah pendalaman materi Cambridge Life Competencies Framework. Para asatidz diajak mengeksplorasi cara mengintegrasikan enam kompetensi vital ke dalam kurikulum harian, yakni: Communication (Komunikasi), Critical Thinking (Berpikir Kritis), Creative Thinking (Berpikir Kreatif), Collaboration (Kolaborasi), Social Responsibilities (Tanggung Jawab Sosial), dan Learning to Learn (Kemandirian Belajar).
Tak hanya teori, pelatihan ini juga membekali peserta dengan high-impact tools untuk mendongkrak kemampuan orasi (oracy) santri dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kemampuan ini mencakup kebiasaan berpikir lantang (thinking aloud), bernalar verbal (reasoning verbally), dan merespons gagasan secara kritis (respond to others). Strategi konkret yang dipelajari meliputi:
- Predict the Thinking: Asatidz dilatih merancang pembelajaran dengan memetakan bukti pemahaman (behavior/competency) yang diharapkan muncul dari santri.
- Giving Opinion – Finding Evidence: Teknik melatih santri agar tidak sekadar beropini, tetapi mampu membangun argumen yang didukung oleh bukti yang kuat.
Pasca kegiatan ini, besar harapan agar ilmu dan wawasan baru yang diperoleh dapat segera diimplementasikan di lingkungan pondok pesantren. Ikhtiar ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran—khususnya Bahasa Inggris—menjadikan suasana kelas lebih hidup dan menyenangkan, serta memastikan standar pendidikan di Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 senantiasa adaptif terhadap perkembangan global.