
World Muslim Scout Jamboree 2025, merupakan ajang perkemahan pramuka muslim terbesar di Indonesia, akan segera digelar pada 8-14 September 2025 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Acara ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya kegiatan yang berskala internasional ini diadakan. Tidak hanya melibatkan pramuka muslim dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara di dunia.
Dalam wawancara pada Ahad, 7 September 2025 bersama Ustaz Dzaky Khoiruumam, Lc., pembimbing santri Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki cakupan yang sangat luas. “World Muslim Scout Jamboree adalah ajang perkemahan pramuka muslim terbesar di Indonesia dan ini yang pertama kali. Cakupannya tidak hanya untuk pramuka muslim Indonesia saja, tetapi juga untuk pramuka muslim sedunia,” jelas Ustaz Dzaky. Ia juga menambahkan bahwa acara ini melibatkan berbagai negara, termasuk Turki, Malaysia, Thailand, Arab Saudi, Brunei, dan negara-negara muslim lainnya.
Acara ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dalam rangka memperingati 100 tahun milad Gontor. Mengenai peserta, Ustaz Dzaky menjelaskan, “Peserta kegiatan ini bukan hanya seluruh pelajar di Indonesia, tetapi seluruh pelajar di dunia. Totalnya kurang lebih ada enam belas ribu peserta.”
Tim Pramuka Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza ikut serta dalam kegiatan ini. Sebanyak 76 santri putra/putri dan 4 pembina akan menjadi perwakilan dalam mengikuti kegiatan internasional bergengsi ini. “Santri kami ikut serta dalam acara ini untuk mengembangkan wawasan, kreativitas, dan ilmu pengetahuan seputar kepramukaan. Karena di sana nanti akan ada banyak agenda yang memperkaya wawasan kepramukaan dan kreativitas mereka,” ujar Ustaz Dzaky.
Ustaz Dzaky juga menyampaikan harapan besar terhadap keikutsertaan santri dalam acara ini. “Harapan kami adalah semoga dengan ikut sertanya kita dalam acara ini bisa memperluas syiar pondok kita di Indonesia. Dan yang paling utama adalah agar santri kita mendapatkan pengalaman yang baik serta wawasan yang luas dalam ilmu dan kreativitas kepramukaan,” pungkasnya.
