Santri Daar el-Qolam 3 Ikuti Lingua Fest 2025: Ajang Kompetisi Bahasa dan Budaya Generasi Muda

Lingua Fest 2025 kembali digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai ajang bergengsi bagi generasi muda untuk menggali potensi dan kreativitas dalam bidang bahasa dan budaya. Kompetisi ini dihadirkan untuk memberikan ruang kepada anak-anak muda agar dapat menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.

Dalam wawancara bersama Ustaz Mohamad Alif Hendrawan, Lc. selaku pembimbing, pada Ahad (7/9/2025), menjelaskan bahwa Lingua Fest 2025 adalah sebuah kompetisi yang mengusung tema “Exploring Youth Potential through Language and Culture”. “Ajang ini bertujuan untuk menggali potensi dan kreativitas anak muda dalam bidang bahasa dan budaya,” ujar beliau.

Lingua Fest 2025 tidak hanya terbuka bagi siswa SMA/MA sederajat, tetapi juga bagi akademisi kampus serta masyarakat umum. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah yang inklusif bagi berbagai kalangan untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan mereka.

Ustaz Alif juga menjelaskan tiga cabang lomba utama yang diikuti oleh para peserta:

  1. English Speech – Kompetisi pidato dalam bahasa Inggris yang menantang peserta untuk menyampaikan gagasan secara profesional dan inspiratif.
  2. Khitobah Arabiyah – Kompetisi pidato dalam bahasa Arab yang menguji kemampuan retorika sekaligus penguasaan bahasa Arab peserta.
  3. Story Telling – Ajang bagi pelajar dan mahasiswa muda untuk menunjukkan kemampuan bercerita, dengan cerita yang mengangkat bahasa dan budaya sesuai tema besar Lingua Fest 2025.

“Ketiga lomba ini mengusung tema Exploring Youth Potential through Language and Culture, sehingga seluruh teks yang dibuat harus berdasarkan tema tersebut,” jelas Ustaz Alif.

Santri Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza ikut berpartisipasi dalam lomba ini. Berikut nama-nama pesertanya:

  1. Djubyan Adnan Safip, kelas 5 MADRIS
  2. M. Nabil Na’imullah, kelas 5 MADRIS
  3. Raditya Azam Firdaus Zamlan, 5 MADRIS
  4. Aghits Barzanji Laa Tahzan, kelas 2 SMAWI A
  5. Tenri Elsica Putri Yasir, kelas 5 SMAWI A
  6. Mahfud Bashir Yusuf, kelas 4 SMAWI B
  7. Nayla Adriyani, kelas 4 SMAWI B

Sebagai pembimbing, Ustaz Alif memiliki harapan besar terhadap keikutsertaan santri Pondok Pesantren Daar el-QOlam 3 Kampus Dza ‘Izza dalam kompetisi ini. “Harapannya tentu dengan keikutsertaan santri dalam lomba ini dapat memotivasi mereka untuk terus mengembangkan diri. Lebih-lebih, dapat memperluas syiar Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza Izza ini, mengingat santri Dza ‘Izza sangat identik dengan Global Player-nya,” pungkasnya.