Santri Daar el-Qolam 3 Raih Juara 2 Lomba Bahasa Prancis Tingkat Nasional di UNJ
Five people, three teenage boys in matching batik shirts and two adults, smiling and making an OK hand gesture.


Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza. Dalam ajang “La Semaine Français” berupa lomba cerdas cermat bahasa Prancis yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), tim santri berhasil meraih juara kedua di tengah persaingan ketat tingkat nasional.

Kegiatan ini diikuti oleh 22 tim dari 17 sekolah menengah atas di seluruh Indonesia. Peserta berasal dari sekolah yang memiliki kurikulum bahasa asing, termasuk bahasa Prancis. Ajang ini diselenggarakan oleh UNJ di bawah naungan Kedutaan Prancis, sehingga menghadirkan standar kompetisi yang cukup tinggi, khususnya dalam penguasaan kosakata, ungkapan, dan tata bahasa.

Sejumlah sekolah ternama turut ambil bagian, di antaranya Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza Tangerang, SMA Negeri 4 Jakarta, SMAN 2 Cibinong (2 tim), SMAN 6 Jakarta (3 tim), SMA Negeri 113 Jakarta (2 tim), SMK Bunda Mulia Petojo (2 tim), SMKN 57 Jakarta (2 tim), MAN 1 Yogyakarta, SMAN 68 Jakarta, SMAN 3 Bogor, SMA Labschool Cibubur, serta SMA Angkasa 1 Jakarta.

Group of students and teachers standing on stage in front of a colourful "Le Semaine Française 2026" event backdrop

Dalam hasil akhir, SMA Labschool Cibubur (tim A) menempati posisi pertama, disusul Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza di posisi kedua, dan MAN 1 Yogyakarta di posisi ketiga. Capaian ini menjadi prestasi penting, mengingat keikutsertaan Daar el-Qolam 3 merupakan yang pertama kalinya dalam kompetisi tersebut.

“Suasana lomba sangat meriah dan antusias, para peserta sangat bersemangat. Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 pertama kali mengikuti lomba ini. Jadi kami pun sangat antusias mengikuti ajang tersebut,” ungkap Ustazah Vini Safitri, S.Pd., selaku guru pembimbing saat diwawancara pada Kamis, 23 April 2026.

Ustazah Vini menjelaskan bahwa perlombaan terdiri atas dua tahap utama. “Lombanya terdiri dari babak penyisihan dan babak final. Babak penyisihan kami masuk 7 besar, ketika Final kami meraih juara 2,” ujar Ustazah Vini.

Three teenage boys in patterned shirts sit at a table; the middle boy holds a microphone while the others listen.

Tim yang mewakili Daar el-Qolam 3 terdiri atas Ahmad Fairuz Kamil (5 Dirasah Islamiyah), Alfathan Faturrachman Sastrawidjaja (4 Dirasah Islamiyah), dan Chandra Setyo Nugroho (3 A). Ketiganya telah menjalani persiapan sejak Februari di bawah bimbingan Ustaz Furqoni sebagai pengajar bahasa Prancis. Selain itu, pemusatan latihan di training center juga dilaksanakan pada 21 April 2026 untuk mematangkan kesiapan menjelang lomba.

Materi yang diujikan berada pada level A1, mencakup penguasaan dasar bahasa Prancis. “Alhamdulillah ketiga peserta Daar el-Qolam 3 sudah berada di level ini,” katanya.

Menutup pernyataannya, Ustazah Vini menyampaikan harapan ke depan. “Harapannya bisa menjadi juara 1 di perlombaan selanjutnya, dan sangat bersyukur untuk pencapaian yg sekarang didapat. Karena kami bisa membuktikan bahwa pesantren bisa bersaing dengan sekolah luar dalam bidang bahasa asing (Prancis),” pungkasnya.

Large group of smiling students and teachers posing on stage in front of a colourful screen and flags during an event.