Santri Daar el-Qolam 3 Bersiap Ikuti International Moslem Pencak Silat Championship 2025

Kejuaraan pencak silat tingkat internasional bertajuk International Moslem Pencak Silat Championship 2025 akan segera digelar pada 16-19 September 2025. Ajang bergengsi ini akan diikuti oleh peserta dari kalangan santri pondok pesantren serta masyarakat umum dari berbagai negara di dunia.

Dalam wawancara bersama Ustaz Heriyansyah, S.Pd.I., pada Ahad, 14 September 2025, selaku pembimbing santri peserta dari Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan momentum penting bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam seni bela diri.

“Kejuaraan ini adalah kejuaraan pencak silat tingkat internasional yang diikuti oleh peserta dari kalangan santri pondok pesantren khususnya dan kalangan masyarakat umum yang bersifat universal atau tingkat dunia,” ujar Ustaz Heri.

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh kepanitiaan yang dibentuk oleh Pondok Pesantren Darussalam Gontor, yang terdiri dari para alumni pondok tersebut. Peserta berasal dari kalangan santri dan masyarakat umum. Ustaz Heri menjelaskan bahwa kejuaraan ini mengundang partisipasi dari 31 negara yang telah terlampir dalam proposal acara.

Acara ini akan dilaksanakan di GOR Indomilk, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, yang menjadi lokasi strategis untuk menyelenggarakan kejuaraan internasional ini. Sebanyak 17 santri putra dari Daar el-Qolam 3 telah dipersiapkan untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Mereka adalah Ali Abbas AH (1 SMAWI B), Muhammad Dwi Adittiya Rahman (2 SMAWI A), Muhammad Annahal Rifai (3 SMAWI B), Bumi Yuga Armi (4 MADRIS), Aufa Yusuf Azril (4 SMAWI C), M. Darel Evander (4 SMAWI C), Ziwa Awandayu (4 SMAWI C), Kenzie Fawwaz El Hamid (5 SMAWI A), M. AKbar Nugroho (6 MADRIS), Irysad Setra Rizkullah (6 MADRIS), Zaidan Radiansyah (4 SMAWI B), Ahmad Nugie Perdana (2 B), Rakha Mahardika Sulaeman (2 D), Ahmad Syaiqurrifqi (2 D), Muhammad Firash Rabbani (2 B), Farid Prabipta Sudana (2 A), M. Irsyad Hibbatul Aula (2 SMP).

Para peserta menjalani persiapan yang sungguh-sungguh sesuai dengan tradisi Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza, yaitu Excellence Process. Seluruh prosesnya dijalani dengan sebaik mungkin agar hasilnya maksimal.

“Persiapan sudah dimulai selama 2 bulan dengan program pelatihan yang disesuaikan dengan kegiatan pondok lainnya,” ungkap Ustaz Heri. Meski harus membagi waktu dengan aktivitas pesantren yang padat, para santri tetap semangat menjalani pelatihan demi memberikan penampilan terbaik mereka di kejuaraan.

Ustaz Heri menyampaikan harapannya agar para santri tidak hanya berprestasi di bidang agama, tetapi juga mampu bersinar di berbagai bidang lainnya, termasuk pencak silat. “Harap kami anak-anak santri bisa berprestasi di segala bidang, khususnya di bidang pencak silat, agar menjadi bekal mereka dalam menjaga diri dan keluarga. Dan santri tidak saja mahir dalam mengaji namun mampu meraih prestasi yang gemilang,” tuturnya dengan penuh semangat.