
Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza kembali mengadakan kegiatan Parent-Teacher Conference (PTC) untuk santri kelas 1, 2, dan 3 SMP. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 9 hingga 11 Januari 2026, dan menjadi kesempatan penting dalam mempererat komunikasi antara pihak pesantren dan orang tua santri.
“Parent-Teacher Conference (PTC) merupakan pertemuan antara orangtua dan guru, yang mana pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan akademik, perilaku, serta potensi siswa di sekolah atau di pondok ini,” jelas Ustaz TB. Wildanul Hakim, S.Hum., dari Bagian Pengajaran, saat diwawancara pada Sabtu (11/1/2026).
“Pertemuan ini biasanya dilakukan secara formal, karena diadakan di setiap awal semester. Dalam satu tahun ajaran dilakukan dua kali PTC, awal semester satu dan dua,” tambahnya.
Menurut Ustaz Wildan, tujuan utama kegiatan ini adalah membangun komunikasi dua arah, menyelaraskan visi dan misi antara pondok dengan para orangtua santri, serta merancang strategi dukungan agar siswa dapat mencapai potensi terbaiknya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di dalam PTC ini dibahas berbagai poin penting, seperti hasil evaluasi belajar santri selama satu semester, nilai rapor, perkembangan belajar, serta tingkat kehadiran di kelas. Selain itu, turut disampaikan hal-hal terkait kedisiplinan di pesantren, pelanggaran yang pernah dilakukan, serta prestasi yang telah diraih.
Dengan adanya PTC ini, jelas Ustaz Wildan, diharapkan orang tua dan pesantren memiliki kesamaan pandangan dalam mendukung tumbuh kembang santri. “Ada peran penting antara orangtua dan guru dalam mendidik anak tersebut agar ke depannya lebih baik lagi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kerja sama antara seluruh pihak dalam mendidik generasi pesantren.
“Semoga dengan adanya PTC ini, orangtua, guru, dan pondok berkolaborasi, bersama-sama memberikan motivasi pada santri. Sama-sama mendukung langsung pada santri agar mereka lebih baik lagi. Karena tanpa dukungan orangtua tidak akan sepenuhnya berhasil, setengah-setengah. Kegiatan ini baik sekali untuk mendukung pendidikan anak. Apalagi kita memiliki satu tujuan yang baik, yaitu menjadikan santri-santri kita menjadi generasi Ahlul ‘Izzah,” pungkasnya.