
Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza menyambut kunjungan resmi Kedutaan Besar Republik Turki untuk Indonesia dan Yunus Emre Enstitüsü dengan penuh kehangatan pada Rabu (4/2/2026). Kehadiran Yang Mulia HE. Prof. Dr. Talip Küçükcan, Ambassador of the Republic of Türkiye, dipandang sebagai kehormatan besar dan penuh makna. Turut hadir mendampingi dari Yunus Emre Enstitüsü, yaitu Dr. Cemal Şahin selaku Director Yunus Emre Enstitüsü Indonesia, Dr. Abdul Hamit Esmeli sebagai Religious Attaché, serta Dr. Doç. Dr. Selman Özdan sebagai Education Attaché
Dalam sambutannya, Mudir al-Ma’had Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza K.H. Zahid Purna Wibawa, S.T. menegaskan rasa syukur dan kebanggaan atas kunjungan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran Duta Besar Türki membawa kebahagiaan sekaligus dukungan moral bagi para pendidik dan santri.
“On behalf of the teachers, staff, and students of Daar el-Qolam 3 Islamic Boarding School, Dza Izza Campus, it is my great honor and sincere privilege to warmly welcome Your Excellency to our pesantren. We are deeply grateful for your presence today, which brings immense pride, joy, and inspiration to our entire academic community,” ujar Kiai Zahid.
Lebih jauh, Kiai Zahid menilai kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mencerminkan hubungan erat antara Indonesia dan Turki yang telah terjalin lama. Menurut beliau, kedua negara memiliki ikatan sejarah, kebudayaan, dan spiritual yang kuat, terutama dalam tradisi keilmuan dan peradaban Islam.

“Your Excellency’s visit is not only a distinguished and memorable occasion for us, but also a meaningful reflection of the strong, friendly, and longstanding relationship between the Republic of Indonesia and the Republic of Türkiye. These two nations share deep historical, cultural, and spiritual ties, rooted in mutual respect, cooperation, and a shared commitment to the values of education and Islamic civilization ,” tutur Kiai Zahid di hadapan para tamu kehormatan tersebut dan santri.
Bagi para santri, pertemuan tersebut dinilai sebagai kesempatan berharga. Turki dikenal luas memiliki warisan intelektual yang kaya, kontribusi besar dalam khazanah keilmuan Islam, serta kemajuan signifikan dalam pendidikan modern dan riset.
“For our students in particular, this visit represents a rare and invaluable opportunity. Türkiye is widely known for its rich intellectual heritage, its contributions to Islamic scholarship, and its growing excellence in modern education and research. Meeting and learning directly from a respected representative of such a nation is an experience that will leave a lasting impression on our young learners,” ungkap Kiai Zahid.
Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Duta Besar Türki untuk berbagi pandangan mengenai pendidikan tinggi, kehidupan akademik, serta peluang beasiswa di Türki. Informasi tersebut dianggap sangat penting bagi santri yang tengah mempersiapkan diri menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai moral dan spiritual Islam.
“We are confident that Your Excellency’s words will inspire them to dream bigger, to broaden their horizons, and to pursue excellence with confidence, discipline, and a sense of purpose,” lanjut beliau.

Tidak berhenti pada aspek inspiratif, Kiai Zahid turut menyampaikan harapan agar pertemuan ini menjadi awal kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan. Beliau membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pertukaran pelajar, pendampingan pendidikan, program kebudayaan, hingga kemitraan akademik antarlembaga.
“We earnestly hope that today’s meeting will serve as a strong foundation for deeper and more meaningful cooperation between Daar El Qolam 3 and the Embassy of the Republic of Türkiye,” kata beliau.
Menutup sambutan, Kiai Zahid kembali menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut serta harapan akan terjalinnya hubungan yang semakin erat antara Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza dan Kedutaan Besar Republik Turki beserta Yunus Emre Enstitüsü.
“May this visit mark the beginning of a closer, enduring, and mutually beneficial relationship between our pesantren and the Embassy of the Republic of Türkiye,” pungkas beliau.
