Kerja Sama Daar el-Qolam 3 dan FST UIN Syarif Hidayatullah: Dorong Inovasi Ekskul Robotik

Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza terus menunjukkan kesungguhannya dalam mengintegrasikan teknologi modern ke dalam dunia pendidikan pesantren. Pada Rabu (15/10/2025), Mudir al-Ma’had K.H. Zahid Purna Wibawa, S.T., melakukan kunjungan ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kerja sama ini bertujuan mengembangkan ekskul robotik di Daar el-Qolam 3, dengan harapan santri tidak hanya unggul di bidang keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan teknologi yang relevan dengan tantangan abad ke-21.

Perkembangan Ekskul Robotik dan Tantangan yang Dihadapi
Dalam wawancara bersama Ustaz Tarmin Alamsah, selaku pembina ekskul Daar el-Qolam 3, yang juga ikut serta dalam kunjungan kerja sama tersebut, menjelaskan bahwa ekskul robotik telah berkembang pesat, namun tetap menghadapi tantangan besar. “Dalam rangka mengembangkan kualitas latihan robotik, kami terus meningkatkan kemampuan santri dengan menjalin kerja sama bersama Fakultas Sains dan Teknologi, khususnya di bidang robotik,” ujarnya pada Rabu (15/10/2025).

Namun, Ustaz Tarmin juga mengakui bahwa tantangan semakin besar, terutama dengan semakin banyaknya sekolah-sekolah lain yang maju di bidang robotik. “Kami mempersiapkan diri untuk menghadapi hal tersebut melalui kerja sama strategis ini,” tambahnya.

Robotik dalam Pendidikan Pesantren
Pengembangan teknologi seperti robotik dianggap sangat penting bagi pendidikan pesantren saat ini, terutama untuk mempersiapkan santri menghadapi tantangan abad ke-21. Ustaz Tarmin menekankan bahwa robotik membantu santri mengembangkan sejumlah keterampilan penting, seperti: berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan literasi teknologi serta digital.

“Hal ini penting agar lulusan pesantren bisa bersaing di dunia modern, bukan hanya di bidang keagamaan, tetapi juga di ranah sains, teknologi, dan industri,” jelasnya.

Dengan demikian, ekskul robotik tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sarana untuk membekali santri dengan keterampilan yang relevan di era digital.

Potensi Kerja Sama dengan UIN dan Harapan ke Depan
Ustaz Tarmin juga mengungkapkan optimismenya terhadap kerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah. “UIN sudah memiliki pengalaman dalam bidang robotik dan telah meraih berbagai prestasi. Hal ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk belajar dan berkembang lebih jauh,” katanya.

Ustaz Tarmin menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang besar bagi santri untuk berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Harapan kami, kerja sama ini mampu meningkatkan kualitas ekskul robotik dan membawa santri kami untuk meraih prestasi yang membanggakan,” tutupnya.