Kunjungan Edukatif ke Indonesia Science Center, Mengenal Sains Secara Interaktif

Dalam rangka memperluas pengalaman belajar di luar kelas, santri kelas 1D dan 1E SMP Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza mengikuti kegiatan Field Trip atau Outing Class ke Indonesia Science Center – Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Taman Mini Indonesia Indah, pada Kamis (16/10/2025).

Mengenal Sains secara Interaktif

Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan pengalaman belajar santri melalui kunjungan edukatif. Ustazah Galih Yogi Pratiwi, S.Pd., selaku pembimbing kegiatan Field Trip, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran di luar kelas yang bertujuan memperkaya pengalaman belajar santri.

“Field Trip merupakan kegiatan pembelajaran di luar kelas yang dilakukan dengan mengunjungi lokasi tertentu yang relevan dengan materi pelajaran, dengan tujuan agar para santri dapat mendapatkan pengalaman langsung dan pemahaman yang lebih nyata tentang topik pembelajaran yang dipelajari,” jelasnya saat diwawancara pada Kamis (16/10/2025).

Lebih dari 200 Alat Peraga Interaktif

Indonesia Science Center dipilih sebagai destinasi edukatif karena menawarkan pembelajaran sains secara interaktif dan menyenangkan. Di ISC, terdapat lebih dari 200 alat peraga interaktif yang bisa digunakan langsung oleh para santri, serta kegiatan edukasi yang variatif seperti science cinema, science show, dan demo peluncuran roket.

“ISC termasuk salah satu tujuan Field Trip yang memberikan pembelajaran sains lebih mendalam dan menyenangkan. Di ISC ini terdapat lebih dari 200 alat peraga interaktif yang bisa digunakan langsung oleh para santri, juga banyak kegiatan edukasi yang variatif seperti science cinema, science show dan demo peluncuran roket,” ungkap Ustazah Galih.

Mengembangkan Keterampilan Sosial dan Semangat Belajar

Selama kegiatan berlangsung, para santri berkesempatan mengamati berbagai alat peraga, mencoba langsung eksperimen sederhana, serta menyaksikan demonstrasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Ustazah Galih menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rekreasi edukatif, tetapi juga upaya untuk menumbuhkan semangat belajar dan melatih keterampilan sosial santri.

“Para santri akan mengamati beberapa alat peraga dan bisa menggunakannya, melihat dan merasakan langsung pengaruh iptek di bidang pendidikan, serta mereka akan mengaitkan teori yang sudah mereka pelajari dengan beberapa program edukatif yang sudah di pelajari, terutama yang berhubungan dengan pelajaran IPA dan IPS,” jelasnya.

Melalui kegiatan Field Trip ini, para santri dapat belajar secara lebih kontekstual, mengaitkan teori dengan praktik, dan menemukan makna belajar yang lebih luas di luar ruang kelas.

“Harapan kami melalui kegiatan ini adalah para santri bisa menambah wawasan dengan beberapa hal yang mereka jumpai di sana, meningkatkan motivasi belajar mereka dengan suasana baru dan menyenangkan, serta mengembangkan keterampilan sosialnya,” harap Ustazah Galih.