
Haul Tahun ke-2 Almarhum K.H. Ahmad Syahiduddin berlangsung dengan khusyuk di Aula Tasabuq Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ’Izza pada Rabu (21/1/2026), yang dirangkai dengan Istigasah Kubra serta peringatan Isra Mikraj.
Hadir dalam kesempatan tersebut Mudir al-Ma’had Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ’Izza, K.H. Zahid Purna Wibawa, S.T., bersama Ibu Nyai Hj. Lilis Hafidzoh, S.K.M., Umi Hj. Ade Zamzami, serta pengasuh Pondok Pesantren Daar el-Qolam, Umi Hj. Enah Huwainah. Turut hadir keluarga besar Abah Qashad Mansyur, para guru, seluruh santri, para alumni, serta tamu undangan yang memadati Aula Tasabuq.
Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan kehadiran Dr. K.H. Muhammad Ilyas Marwal, D.E.S.A., Ketua Umum PK-TREN Indonesia (Persaudaraan dan Kemitraan Pesantren Indonesia). Istigasah dipimpin oleh Ustaz Yunal Isra, Lc., M.A., sementara lantunan ayat suci al-Qur’an yang membuka acara dibawakan dengan merdu oleh Ustaz H. Abdullah Fikri, qari internasional, sehingga menghadirkan suasana batin yang mendalam bagi seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Kiai Zahid menyampaikan rasa syukur kepada Allah Swt. sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin yang berkenan hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhum K.H. Ahmad Syahiduddin.
“Semoga beliau diampuni segala dosa-dosanya dan ditempatkan di surga-Nya Allah Swt.,” ungkapan doa Kiai Zahid.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan haul, tetapi juga dirangkai dengan istigasah dalam rangka Milad ke-58 Pondok Pesantren Daar el-Qolam serta Milad ke-18 Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ’Izza. Melalui istigasah tersebut, seluruh keluarga besar pesantren memohon pertolongan dan perlindungan Allah Swt.
“Kita wajib kapanpun meminta pertolongan kepada Allah Swt. Dalam rangka istigasah ini memohon pertolongan, memohon perlindungan Allah Swt. di tengah dunia yang sedang tidak baik-baik saja,” ungkap Kiai Zahid.
Doa tersebut dilanjutkan dengan harapan agar seluruh warga pesantren senantiasa berada dalam lindungan-Nya.
“Semoga kita yang ada di Republik Indonesia khususnya di Pondok Pesantren Daar el-Qolam 3 Kampus Dza ‘Izza dijauhkan dari marabahaya, dijauhkan dari segala sesuatu yang membahayakan kita semua,” ungkapan doa Kiai Zahid.
Kehadiran Kiai Ilyas Marwal dalam acara ini juga diharapkan semakin mempererat hubungan baik, khususnya dalam kerja sama dengan kampus-kampus di Maroko, mengingat posisi beliau yang memiliki kedudukan istimewa di negeri tersebut. Pada kesempatan itu, Kiai Zahid memberikan dorongan kepada para santri kelas akhir agar memperbanyak doa dan bersungguh-sungguh dalam belajar, sehingga terbuka peluang melanjutkan pendidikan ke Maroko.
Menutup sambutannya, Kiai Zahid menyampaikan refleksi penuh makna atas hujan yang turun sejak malam sebelumnya, yang beliau maknai sebagai keberkahan bagi seluruh keluarga besar pesantren.
“Mudah-mudahan hujan yang turun dari tadi malam merupakan barakah untuk kita semua. setiap tetesan air yang menghinggapi bumi, menyentuh tanah di Daar el-Qolam 3 ini merupakan ladang pahala untuk K.H. Ahmad Syahiduddin, K.H. Ahmad Rifai Arieg, Abah Qashad Mansyur dan Ibu Hj. Hindun Mastufah. Semoga beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah Swt.,” pungkas beliau, seraya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh hadirin jika ada kekurangan selama acara berlangsung.
