
Sebanyak delapan santri tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) se-Jabodetabek dan Banten, yang akan diselenggarakan di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PPIPTEK), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada 9 Agustus 2025 mendatang. Persiapan intensif ini dilakukan bersama guru pembimbig tim roket air Dza ‘Izza, menyambut kompetisi yang digelar oleh Indonesia Science Center (ISC) itu.
“Kita mempersiapkan roket air untuk mengikuti kompetisi, namanya Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) se-Jabodetabek dan Banten di PPIPTEK di TMII. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesia Science Center (ISC) pada 9 Agustus 2025,” jelas Ustaz Cucu Sudiana, S.Pd. selaku pembimbing kegiatan, pada Selasa (5/8/2025).

Kedelapan santri yang akan mengikuti kompetisi tersebut merupakan hasil seleksi internal yang ketat di antara anggota aktif tim roket air. Mereka terpilih karena berhasil menunjukkan kemampuan meluncurkan roket air dalam radius 10 meter dari target sasaran. Perlu diketahui, target sasaran roket air itu berjarak 50 meter dari titik peluncuran (launcher). “Yang terbaik pada saat seleksi itu ada yang sampai 3 meter ke target,” tambah Ustaz Cucu. Keikutsertaan delapan santri ini telah mendapat persetujuan dari Mudir al-Ma’had dan menandai peningkatan partisipasi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mengirimkan lima santri.
Persiapan kini memasuki tahap teknis yang krusial. “Untuk persiapannya dari beberapa hari yang lalu kita sudah merencanakan bagaimana roket yang akan dibuat. Kita juga sudah melakukan technical meeting dengan pihak panitia, roket seperti apa yang akan dibuat,” papar Ustaz Cucu. Tim juga memanfaatkan workshop yang disediakan untuk memperbaiki desain roket mereka. Proses pembuatan, pengujian, dan penyempurnaan roket akan terus dilakukan secara intensif hingga hari-H kompetisi. “Sehingga mulai dari sekarang sampai beberapa hari ke depan, kita akan buat roketnya, kemudian kita akan uji roket yang telah dibuat, apakah on target atau tidak, terus-menerus seperti itu sampai roket yang kita buat maksimal,” tegasnya.

Ustaz Cucu Sudiana menyampaikan harapan besar bagi timnya di kompetisi yang memiliki jenjang mulai regional, nasional, hingga internasional ini. “Harapannya, mudah-mudahan dari 8 peserta roket air yang kita ikut sertakan di kompetisi ini, semua peserta kita on target sehingga bisa lolos ke tingkat nasional,” pungkasnya. Keberhasilam mencapai target sasaran dalam peluncuran di KRAR nanti menjadi kunci bagi tim untuk melangkah ke babak kompetisi yang lebih tinggi. Semoga.
