Man Yazra Yahshud

Pohon Kelapa dengan buahnya

Pernahkah Anda mendengar kisah seorang petani tua dan seorang raja?

Baiklah, saya ajak Anda mengingatnya kembali.

Syahdan, seorang petani tua sedang menanam pohon kelapa. Lalu ada seorang raja menghampiri kemudian bertanya, “Mengapa Anda menanam pohon kelapa yang berbuah lama, aku tak yakin Anda bisa menikmati buahnya, secara Anda sudah tua?“.

Petani tua itu menjawab: “Bukankah kita menikmati buah yang ditanam oleh orang sebelum kita dan mereka tidak menikmati hasilnya. Alangkah eloknya jika kita menanam kembali agar dapat dinikmati oleh orang-orang setelah kita“.

Raja terkejut dan kagum dengan jawaban petani tua itu. Bagaimana seorang yang sudah tua tapi pikirannya bijaksana. Ia tidak mementingkan dirinya sendiri dan berpikir agar kesinambungan tetap terjaga.

Memang mereka tak menikmati hasil dalam arti materi atau fisik, tapi sebenarnya para pendahulu itu mendapatkan passive income berupa pahala yang terus mengalir atas benih kebaikan yang telah mereka tanam. Itulah hasil yang sesungguhnya.

Sementara generasi setelah mereka bisa jadi hanya mendapatkan kenikmatan semu, khususnya bagi mereka tak mau menanam lagi dan tak melakukan hal yang sama.

Ayo sob, jadikan momentum Ramadan yang tersisa ini untuk menebar benih-benih kebaikan yang kelak akan kita tuai hasilnya.

Man yazra’ yahshud

Tags

Leave a comment