Ada Syi’ar dalam Sya’ir

Aan "Apoy" Kurnia bersama Ust. Saeful Bahri (pengarang buku Lost In Pesantren)
Aan “Apoy” Kurnia bersama Ust. Saeful Bahri (pengarang buku Lost In Pesantren)

Dengarlah hai sobat saat kau maksiat
Dan kau bayangkan ajal mendekat
Apa kan kau buat
Kau tak kan selamat
Pasti dirimu habis dan tamat

Bukan ku sok taat
Sebelum terlambat
Ayo sama sama kita taubat
Dunia sesaat awas kau tersesat
Ingatlah masih ada akhirat.
Astagfirullahal’adzim

Bait-bait di atas adalah syair lagu ‘Tomat’ akronim dari Tobat dan Maksiat. Dipopulerkan oleh Wali Band. Personilnya, Apoy dan Faang adalah anak pesantren yang mampu unjuk kreatifitas, meramaikan jagad musik tanah air.

Mungkin tampak unik kala santri terjun dalam dunia selebritas. Dunia gemerlap yang kadang diwarnai sisi gelap pelakonnya. Perlu tameng yang kuat untuk terjuan ke dunia yang satu ini.

Wali Band adalah contoh kreatifitas santri yang mendapat wadah dari pesantren untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Mereka juga ditempa moralitas dan spiritualitasnya agar siap terjun dalam dunia luas yang penuh cabaran.

Lihatlah syair-syair Wali Band, mereka tidak hanya mampu bikin lagu-lagu romantik, tapi juga syair religi yang bikin hati terpantik.

Leave a comment